Kisah Unik Guendouzi, Dipanggil Masuk Timnas Prancis Saat Lagi Tidur Siang, Rasanya Mimpi Jadi Kenyataan!

Kisah Unik Guendouzi, Dipanggil Masuk Timnas Prancis Saat Lagi Tidur Siang, Rasanya Mimpi Jadi Kenyataan!

Gelandang muda Arsenal berusia 20 tahun, Matteo Guendouzi yang kabarnya bercerita soal pengalaman unik saat dirinya mendapatkan panggilan dari Timnas Prancis. Dimana dirinya mengaku sedang menikmati aktivitas tidur siang saat mendapatkan panggilan tersebut. Secara tiba-tiba dan rasanya mengagetkan.

Pemain yang masih berumur 20 tahun itu sebenarnya telah mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Prancis. Namun, ia tidak cukup beruntung karena hanya dipilih membela skuat U-21.

Tetapi dewi fortuna berkata lain. Cederanya penggawa Manchester United, Paul Pogba, membuat Les Blues harus segera menentukan penggantinya. Keputusan akhirnya menuntun Guendouzi bergabung dengan tim senior.

Namun Guendouzi sedikit terlambat mendapatkan kabar gembira tersebut. Pasalnya, saat keputusan keluar, ia sedang tenggelam dalam dunia mimpi alias sedang bermimpi kala melakukan aktivitas tidur siang.

Kisah Unik Guendouzi

Saat dirinya sedang nikmat mimpi yang indah dan terlelap, Guendouzi bahkan sampai tidak bergeming saat Sylvain Ripoll selaku pelatih tim U-21 mengetuk pintunya. Untungnya, dering telepon genggam mampu membangunkan mantan pemain Lorient tersebut.

“Saya sedang tidur siang, seseorang mengetuk pintu, tapi saya tidak mendengarkan karena sedang tertidur,” tutur Guendouzi seperti yang dikutip dari¬†Goal. “Lalu pelatih menelpon saya, dia berkata bahwa ia yang mengetuk pintu, jadi saya langsung menemuinya,” sambungnya.

“Dia berkata: ‘kita harus bicara, saya sangat menyukai anda, tapi anda harus pergi’. Saya bingung, lalu saya berkata, ke mana? Dia berujar: ‘ke tim A’,” lanjutnya.

“Di dalam kepala saya terasa wow, awalnya saya tidak percaya karena 10 menit sebelumnya saya sedang tertidur. Saya kira masih dalam dunia mimpi. Lalu pelatih berbicara lagi, menjelaskan situasi bahwa saya tergabung dalam tim senior dan itu adalah sebuah mimpi,” tambahnya.

Mimpi Yang Jadi Nyata

Guendouzi sendiri tak bisa menutupi perasaannya saat bertemu dengan awak media. Sebab baginya, memperkuat timnas senior adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Dan sudah ia inginkan sejak lama dan akhirnya saat dirinya bermimpi di siang hari itu terjadi.

“Ini adalah kejutan besar bagi saya untuk hari ini. In adalah mimpi saya sejak kecil. Ini luar biasa, saya pikir setiap pemain Prancis ingin berada dalam tim ini. Ini hebat. Tak ada kata yang cukup untuk menjelaskan perasaan saya,” tandasnya.

Jika beruntung, Guendouzi berkesempatan untuk mencatatkan laga debutnya bersama timnas Prancis di laga kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Albania. Pertandingan itu sendiri digelar pada hari Minggu tanggal 8 September 2019 yang akan datang di Stadion Stade de France. Semoga saja semuanya sesuai harapan Guendouzi bisa memberikan permainan terbaiknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *