Pinjamkan Sanchez Ke Inter, MU Dianggap Lakukan Kesepakatan Yang Salah Dan Buruk

Pinjamkan Sanchez Ke Inter, MU Dianggap Lakukan Kesepakatan Yang Salah Dan Buruk

Akhirnya berita resmi soal Manchester United sudah melepas pemain berusia 30 tahun, Alexis Sanchez ke Inter Milan dengan status pinjaman baru saja selesai. Namun, ada kabar dari mantan pemain Setan Merah berusia 41 tahun, Louis Saha yang memberikan penilaiannya soal kesepakatan itu adalah kesepakatan yang buruk.

Sanchez membuat cerita dengan kesulitannya menunjukkan permainan terbaiknya di Old Trafford setelah datang dari Arsenal. Bintang asal Chile itu hanya mencetak lima gol dari 45 penampilan. Hasil yang sedikit yang bisa ia dapatkan.

Alhasil, dengan perolehan yang di dapat oleh Sanchez tak masuk dalam rencana manajer Ole Gunnar Solskjaer pada musim ini. Sampai akhirnya sang pemain akhirnya dilepas ke Inter pada musim panas ini.

Sanchez hijrah ke Inter dengan status pemain pinjaman hingga akhir musim 2019/20. Namun, La Beneamata tak punya kewajiban untuk menebusnya di akhir musim nanti.

Dalam kesepakatan ini, Setan Merah masih menanggung sebagian besar gaji Sanchez, yakni sebesar 7 juta euro dari 12 juta euro. Sementara sisanya dibayar oleh Inter.

Kesepakatan Buruk

Berkaca dan belajar pada kesepakatan tersebut, kepergian Sanchez dari United dianggap sebagai keputusan yang buruk. Sebab, United masih menanggung gaji Sanchez dengan nominal yang cukup besar dan keputusan tersebut sampai di akhir bisa saling setuju dianggap keputusan yang tidak tepat. Berikut ungkapan dari mantan pemain MU.

“Ini yang aneh. Saya rasa Alexis sampai di titik rendah kepercayaan dirinya. Ketentuan perjanjian menunjukkan dia harus pindah,” kata Louis Saha kepada Stadium Astro.

“Dia pemain hebat dengan banyak skill dan hasrat bemain, tetapi dia tidak bisa memberikannya untuk Manchester United. Jadi kesepakatan di mana Manchester United masih membayar gajinya adalah kesepakatan buruk.” ujarnya kembali.

Tak Ada Gunanya Bertahan

Kepergian Sanchez mungkin disesali beberapa pihak karena membuat opsi di lini depan Setan Merah menipis. Namun, Saha sendiri sudahh menilai jika Sanchez memang sudah tidak ingin berada di klub untuk itu jika menahan-nahan Sanchez tidak mungkin tidak terlalu berpengaruh.

“Anda akan berpikir dia bisa bertahan di sana dan membantu tim tetapi secara mental itu terlalu melelahkan,” tambah Saha.

“Itu sebabnya dia ingin pindah – dia tidak merasa dihargai. Itu sangat sulit baginya. Keputusannya tidak berkelanjutan.” lanjutnya.

Ikuti Lukaku

Dengan bergabungnya Sanchez ke Inter, pemain berkebangsaan Cile tersebut menyusul mantan rekannya, Romelu Lukaku. Bomber asal Belgia itu sudah lebih dulu datang ke Giuseppe Meazza. Bahkan sudah membuat prestasi membanggakan di Inter harapan besar bisa terjadi juga di Sanchez bisa membawa Inter lebih baik lagi.

Sanchez sendiri sebenarnya merasakan jika dirinya sudah tidak asing dengan kompetisi Serie A. Ia pernah merumput di Udinese sebelum pindah ke Barcelona dan Arsenal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *